AURIXPANDUAN

Panduan โ€บ Panduan dasar 2 dari 10

Data Barang, Harga & Pelanggan

Tambah barang, atur harga bertingkat, impor dari Excel, data pelanggan & supplier.

Data barang adalah fondasi semua transaksi. Kalau nama, satuan, dan harganya rapi, kasir jadi cepat, stok akurat, dan laporan laba bisa dipercaya. Semua menunya ada di modul Master Data.

Menu modul Master Data
Modul Master Data: data barang, data pelanggan/supplier/sales, dan data pendukung.

Melihat daftar barang

Klik Master Data โ†’ Daftar Barang. Semua barang tampil lengkap dengan stok, harga jual, lokasi rak, dan barcode.

Layar daftar barang
Daftar Barang. Tanda โš  Foto berarti barang belum punya gambar (opsional).
  1. Kotak cari: ketik sebagian nama, kode, atau barcode lalu tekan Enter.
  2. Tambah barang baru (F9). Untuk mengubah, klik dua kali barisnya atau tekan F11.
  3. Import banyak barang sekaligus dari Excel. Penjelasannya ada di bawah.

Punya barang yang mirip (misalnya oli ukuran 0,8 L dan 1 L)? Pilih yang sudah ada lalu klik Duplikasi. Semua data tersalin, tinggal ganti nama dan harganya.

Menambah barang baru

  1. Klik Master Data โ†’ Barang Baru (atau Tambah di Daftar Barang).
  2. Isi Nama Item (wajib). Kode boleh dikosongkan, nanti dibuat otomatis.
  3. Pilih Kategori dan Brand. Belum ada di pilihan? Klik tombol hijau + di sebelahnya untuk menambah langsung.
  4. Pilih Satuan Dasar, yaitu satuan terkecil yang dijual (PCS, BTL, dan sebagainya).
  5. Isi Harga Beli Terakhir dan Harga Jual (penjelasan di bawah), lalu klik Simpan.
Formulir tambah barang
Formulir Tambah Item. Gulir ke bawah untuk satuan, barcode, dan harga jual.

Barcode dan satuan lain (dus, pak, lusin)

Harga jual bertingkat

Satu barang bisa punya beberapa harga sekaligus: Harga Jual 1 (eceran), Harga Jual 2, Harga Jual 3, Grosir, dan Khusus. Pelanggan otomatis mendapat harga sesuai levelnya, jadi kasir tidak perlu menghafal.

Bagian harga jual multi-level dengan margin
Ketik harga, margin terhitung otomatis dari harga beli. Bisa juga sebaliknya: ketik margin %, harganya ikut menyesuaikan.
  1. Harga jual: harga untuk level ini.
  2. Margin %: keuntungan dibanding harga beli. Margin minus berarti harga jual di bawah modal.

Level harga yang belum diisi tetap 0 dan tidak dipakai. Cukup isi level yang memang dipakai di toko Anda. Paling sedikit isi Harga Jual 1.

Atur harga jual sekaligus banyak

Untuk mengubah harga banyak barang (misalnya setelah harga dari supplier naik), pakai Master Data โ†’ Datasheet. Layarnya mirip Excel: harga bisa diketik langsung di tabel.

Datasheet harga jual barang
Datasheet: modal (HPP) di kiri, kolom harga yang bisa diubah di kanan.
  1. Kolom harga: klik sel, ketik harga baru. Sel yang berubah berwarna kuning (belum tersimpan).
  2. Simpan: menyimpan semua sel kuning sekaligus.

Kolom HPP FIFO, HPP Akhir, dan HPP Rata adalah modal barang. Pakai sebagai patokan supaya harga jual tidak di bawah modal.

Impor barang dari Excel

Punya daftar barang di Excel? Tidak perlu mengetik ulang satu per satu.

  1. Di Daftar Barang, klik Contoh Excel dan simpan filenya.
  2. Buka file itu, isi mulai baris ke-2 tanpa mengubah urutan kolom. Yang wajib hanya Name (nama barang) dan BaseUnitCode (satuan, misalnya PCS).
  3. Isi harga jual di kolom SellPrice1. Kalau ingin sekalian memasukkan stok yang ada sekarang, isi kolom OpeningQty.
  4. Kembali ke aplikasi, klik Import, lalu pilih file Excel tadi.

Kolom Code boleh dikosongkan, nanti kode dibuat otomatis. Kalau diisi, pastikan tidak ada kode yang sama dengan barang lain.

Data pelanggan

Buka Master Data โ†’ Daftar Pelanggan. Pelanggan perlu didaftarkan kalau Anda ingin: memberi harga level tertentu (misalnya grosir untuk bengkel), memberi tempo bayar, atau melihat riwayat belanja per pelanggan.

Daftar pelanggan
Daftar Pelanggan dengan telepon, grup, dan limit piutang.

Pembeli yang hanya sekali datang tidak perlu didaftarkan. Di kasir, pelanggan bawaan adalah Umum.

Supplier, sales, dan data pendukung